
(sumber Foto. kompasiana.com )
Tak mudah memang untuk memerantas masalah seperti apa yang disebutkan di-headline saya.
Apalagi saat ini banyak yang beralasan bahwa pakaian yang sedikit terbuka, dan menonjolkan
bagian tubuh tertentu, bukanlah bagian dari pornografi, melainkan seni (pernyataan Julia Perez
A.K.A JUPE dalam www.okezone.com :
http://celebrity.okezone.com/read/2012/02/25/33/582513/keseksiannya-dipermasalahkan-jupe-sindir-angelina-sondakh )
Pro kontra menggambarkan bahwa definisi bersama mengenai apa itu pornografi dan apa itu seni tampaknya belum tuntas dan tergantung pada subyektif orang masing-masing. Sehingga, masih banyak yang menganggap lumrah berpenampilan vulgar dalam sebuah acara televisi.Mengacu kepada UU No 44 tahun 2008 tentang Pornografi disebutkan bahwa pornografi adalah gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan lainnya melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum, yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan dalam masyaraka. Tapi Masih aja ada yang dengan sengaja mengumbar Aurat. Seperti Halnya Farah Quin: ( http://celebrity.okezone.com/read/2012/02/22/33/580409/cuma-diimbau-kpi-farah-quinn-tak-ubah-penampilan )
Memang di sini tidak ditegaskan bahwa menunjukkan belahan dada adalah bagian dari pornografi. Ada juga yang beralasan di pasal 4 ada poin tentang ketelanjangan dan menunjukkan belahan dada adalah bagian dari poin tersebut. Terlepas dari perdebatan tersebut, tentunya hal ini dikembalikan kepada hati nurani. Bahwa, yang dirusak dari pornografi adalah masa depan bangsa ini. Yaitu yang saat ini masih anak-anak. Jika setiap hari dipertontonkan hal yang sensual, maka apa yang dikhawatirkan yaitu pemikiran-pemikiran kotor, bahkan aksi kotor seperti pemerkosaan dan lain-lain bisa terjadi. Ada juga Statement yang menyatakan, "Ah, sok Suci" atau "sok Munafik" dan ada juga yang menyatakan kalau tidak sexy dan terbuka Industri Hiburan Tidak bakalan Maju seperti Dunia Barat. Apa memang terbuka dulu baru dibilang MAju??? Wow..Ironis Sekali yah? Baru terbuka sedikit anak - anak Indonesia Sudahm ketar-ketir. Heboh!!! Bukan tidak mungkin kasus pemerkosaan yang belakangan ini terjadi di angkutan umum atau di tempat lainnya disebabkan tayangan yang disajikan di televisi. Karenanya, marilah duduk sejenak dan berpikir ulang mengenai konten tayangan televisi kita. Karena tugas media televisi, cetak, dan online bukan hanya menyajikan berita dan menaikkah rating. Yang utama adalah mendidik dan memupuk masa depan bangsa.

